Aksara hotelCiumbuleuit · Bandung
Liburan

Wisata Alam di Bandung Utara: Tahura, Tebing Keraton, dan Lembang

Panduan wisata alam di Bandung Utara: Tahura Djuanda, Tebing Keraton, Dago, Punclut, dan Lembang, lengkap dengan waktu berkunjung yang pas dan barang yang perlu dibawa.

Riswan Aksara4 menit baca
Meja di teras Artisan dengan pemandangan hijau
Daftar isi
  1. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda
  2. Tebing Keraton
  3. Dago dan Punclut
  4. Lembang dan Tangkuban Parahu
  5. Tips Wisata Alam di Bandung Utara
  6. Mengatur Rute dari Ciumbuleuit
  7. Kembali ke Ciumbuleuit Setelah Seharian di Alam

Salah satu alasan orang betah di Bandung adalah alam di sekitarnya. Wisata alam di Bandung Utara menawarkan jalur hutan yang teduh, tebing dengan pemandangan lembah, dan perbukitan berudara sejuk, semuanya tidak jauh dari kota. Anda bisa menikmatinya dalam setengah hari tanpa harus menginap di pegunungan.

Panduan ini merangkum lima tujuan yang dikenal luas: Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Tebing Keraton, Dago, Punclut, dan Lembang. Kami menuliskannya secara umum karena jam buka, tiket, dan akses bisa berubah, jadi selalu cek informasi terbaru sebelum berangkat.

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Tahura, begitu orang Bandung biasa menyebutnya, adalah taman hutan yang luas di kawasan Dago atas. Jalur pejalan kakinya teduh di bawah pepohonan tinggi dan menyusuri aliran sungai, dengan beberapa titik yang enak untuk beristirahat. Di dalamnya juga ada Gua Belanda dan Gua Jepang, peninggalan masa kolonial Belanda dan pendudukan Jepang.

Datanglah pagi hari, ketika udara masih segar dan jalur belum ramai. Bawa senter kecil atau gunakan lampu ponsel jika ingin masuk ke gua, dan pakai alas kaki yang tidak licin karena jalur bisa basah setelah hujan.

Tahura cocok untuk Anda yang ingin berjalan kaki cukup lama tanpa harus mendaki gunung. Atur sendiri jaraknya: Anda bisa berjalan sebentar lalu kembali, atau menjelajah lebih jauh jika masih bertenaga.

Tebing Keraton

Tebing Keraton adalah tebing di perbukitan Bandung Utara dengan pemandangan lembah berhutan yang luas. Tempat ini terkenal sebagai lokasi menikmati matahari terbit, saat kabut pagi sering menggantung di antara pepohonan.

Sofa di tepi kolam renang di malam hari
Baca jugaLiburan Berdua di Bandung: Ide Akhir Pekan yang Santai4 menit baca

Jalan menuju ke sana menanjak dan cukup sempit, jadi pastikan kendaraan dan pengemudi siap menghadapi tanjakan. Jika mengejar matahari terbit, berangkatlah selagi masih gelap dan bawa jaket, karena pagi hari di ketinggian terasa dingin. Berhati-hatilah di dekat tepi tebing: tetap di jalur dan area yang aman.

Tidak sempat datang saat matahari terbit? Pagi menjelang siang juga menyenangkan selama cuaca cerah. Pemandangan lembahnya tetap luas, meski kabut biasanya sudah menipis.

Dago dan Punclut

Dago adalah kawasan memanjang dari pusat kota ke arah perbukitan di utara. Semakin ke atas, suasananya semakin hijau dan pemandangan kota mulai terbuka di bawah. Kawasan ini juga menjadi pintu menuju Tahura dan Tebing Keraton, sehingga ketiganya mudah digabung dalam satu pagi.

Punclut berada di perbukitan di atas Ciumbuleuit, sehingga cukup dekat dari Aksara Hotel. Banyak orang datang pagi hari untuk jalan santai atau jogging sambil memandang kota dari ketinggian. Di sepanjang jalannya ada warung yang menyajikan masakan Sunda seperti nasi timbel, pas untuk makan setelah berjalan.

Lembang dan Tangkuban Parahu

Lembang adalah kota kecil di dataran tinggi utara Bandung, dengan udara yang lebih dingin, perkebunan, dan banyak tempat wisata keluarga. Lembang juga dikenal dengan susu segarnya, yang mudah ditemukan di sepanjang jalan. Lebih jauh lagi ada Gunung Tangkuban Parahu, gunung berapi dengan kawah yang bisa dikunjungi saat kondisinya aman.

Lembang sangat populer pada akhir pekan dan musim libur, sehingga jalan menuju ke sana bisa padat. Jika memungkinkan, datanglah pada hari kerja atau berangkat pagi sekali. Untuk Tangkuban Parahu, cek status dan jam buka terbaru sebelum berangkat.

Tips Wisata Alam di Bandung Utara

Untuk sebagian besar tujuan di atas, pagi adalah waktu yang paling pas: udara sejuk, cahaya lembut, dan pengunjung belum banyak. Siang hari bisa terik, sedangkan sore hari pada musim hujan sering diguyur hujan. Satu atau dua tempat dalam setengah hari sudah cukup, dan beberapa barang sederhana berikut akan sangat membantu.

  • Jaket tipis atau sweater, terutama untuk pagi buta dan tempat yang lebih tinggi.
  • Sepatu dengan sol yang tidak licin.
  • Botol minum isi ulang. Kamar di Aksara Hotel menyediakan isi ulang air minum gratis.
  • Payung lipat atau jas hujan.
  • Uang tunai secukupnya untuk tiket, parkir, atau warung kecil.
  • Kantong sampah kecil, agar tidak ada yang tertinggal di alam.

Mengatur Rute dari Ciumbuleuit

Karena Ciumbuleuit berada di Bandung Utara, beberapa tujuan di atas bisa dicapai tanpa melintasi pusat kota. Tahura dan Tebing Keraton sama-sama diakses lewat kawasan Dago, sedangkan Punclut berada di perbukitan di atas Ciumbuleuit. Lembang sebaiknya diberi waktu tersendiri, karena jaraknya lebih jauh dan jalannya sering padat.

Jam buka, harga tiket, dan kondisi jalur bisa berubah sewaktu-waktu, terutama setelah hujan deras. Cek informasi resmi terbaru sebelum berangkat.

Jika hujan turun seharian, coba ide kegiatan indoor di Bandung saat musim hujan. Bandung tetap menyenangkan meski Anda berada di bawah atap.

Kembali ke Ciumbuleuit Setelah Seharian di Alam

Setelah pagi di hutan atau tebing, menyenangkan rasanya kembali ke tempat yang tenang. Di Aksara Hotel, Anda bisa berendam di kolam renang yang buka 24 jam, lalu menikmati kopi di teras rooftop Artisan Coffee dengan pemandangan pepohonan Ciumbuleuit. Setiap kamar dilengkapi shower air panas, pas setelah seharian berjalan di udara sejuk.

Ingin menggabungkan alam dan kota? Lihat itinerary 3 hari 2 malam di Bandung, lalu pilih kamar yang sesuai dengan rombongan Anda dan pesan langsung di website.

Lainnya dari Liburan

Baca cerita lainnya
Interior Artisan dengan speaker dan kursi telur hijauLiburan

Ide Kegiatan Indoor di Bandung Saat Musim Hujan

Hujan tidak harus membatalkan rencana. Ini ide kegiatan indoor di Bandung: museum, pertunjukan angklung, mal, dan sore santai di hotel.

4 menit bacaBaca artikel