Aksara hotelCiumbuleuit · Bandung
Kuliner

Oleh-Oleh Khas Bandung: Makanan, Kerajinan, dan Cara Membawanya

Dari peuyeum dan keripik pedas sampai brownies, kerajinan bambu, dan pakaian factory outlet: ide oleh-oleh khas Bandung dan cara mengemasnya agar awet.

Riswan Aksara4 menit baca
Figur dekorasi di meja lobby
Daftar isi
  1. Oleh-Oleh Khas Bandung: Pilihan Makanan Tradisional
  2. Peuyeum dan Colenak
  3. Keripik dan Camilan Kering
  4. Dodol dan Manisan
  5. Brownies dan Bolu: Oleh-Oleh Modern Favorit
  6. Kerajinan dan Pakaian dari Factory Outlet
  7. Tips Mengemas Oleh-Oleh Makanan untuk Perjalanan Pulang
  8. Belanja Oleh-Oleh dengan Santai dari Ciumbuleuit

Pulang dari Bandung rasanya kurang lengkap tanpa membawa sesuatu untuk keluarga, teman, atau rekan kerja. Oleh-oleh khas Bandung sangat beragam: ada makanan tradisional seperti peuyeum dan dodol, camilan pedas yang renyah, kue modern dalam kotak yang rapi, sampai kerajinan dan pakaian dari factory outlet yang sejak lama menjadi ciri kota ini.

Supaya tidak bingung saat berbelanja, panduan ini mengelompokkan pilihan oleh-oleh berdasarkan jenisnya, lengkap dengan catatan daya tahan dan cara mengemasnya. Kami sengaja tidak menyebut merek atau toko tertentu, karena pilihan yang paling pas biasanya tergantung selera dan rute perjalanan Anda.

Oleh-Oleh Khas Bandung: Pilihan Makanan Tradisional

Peuyeum dan Colenak

Peuyeum adalah tape singkong dengan tekstur lembut serta rasa manis yang sedikit asam. Di Bandung, peuyeum sering dijual dalam ikatan yang digantung di depan kios. Teksturnya akan terus melunak dan aromanya makin kuat seiring waktu, jadi sebaiknya dibeli menjelang pulang dan segera dinikmati.

Colenak adalah peuyeum bakar yang dicocol ke saus gula merah dengan kelapa parut. Sebagian penjual menyediakannya dalam kemasan berisi peuyeum dan sausnya untuk dipanaskan sendiri di rumah. Jika Anda sudah mencicipinya bersama jajanan khas Bandung lainnya, colenak bisa menjadi kenang-kenangan rasa yang menyenangkan.

Keripik dan Camilan Kering

Untuk oleh-oleh yang lebih tahan lama, keripik adalah pilihan aman. Bandung dikenal dengan keripik singkong pedas beraroma daun jeruk, selain keripik tempe, basreng (bakso goreng yang diiris tipis), dan aneka kerupuk. Banyak yang dijual dalam beberapa tingkat kepedasan, jadi sesuaikan dengan selera orang yang akan menerimanya.

Kopi Artisan di meja dengan latar kolam renang
Baca jugaTips Wisata Kuliner di Bandung: Rute, Waktu, dan Porsi4 menit baca

Camilan kering juga ringan dan mudah diselipkan di tas. Pilih kemasan yang tertutup rapat agar tetap renyah sampai di rumah.

Dodol dan Manisan

Dodol adalah manisan legit dari tepung ketan, santan, dan gula merah yang dibungkus kecil-kecil dengan kertas. Dodol yang paling dikenal berasal dari Garut, tetapi mudah ditemukan di toko oleh-oleh Bandung sebagai camilan khas Jawa Barat. Selain rasa original, biasanya tersedia varian seperti durian atau susu.

Brownies dan Bolu: Oleh-Oleh Modern Favorit

Brownies kukus dan aneka bolu kini menjadi oleh-oleh modern yang populer dari Bandung. Kotaknya rapi, rasanya disukai banyak orang, dan pas untuk dibagikan di kantor atau di acara keluarga.

Karena berbahan telur, mentega, dan susu, kue seperti ini biasanya hanya tahan beberapa hari di suhu ruang. Periksa tanggal kedaluwarsa di kemasan, simpan di tempat yang sejuk, dan jauhkan dari sumber panas. Jika perjalanan pulang masih beberapa hari lagi, belilah di hari terakhir.

Beberapa jajanan seperti cireng dan batagor juga dijual dalam bentuk beku. Pilihan ini praktis bagi yang ingin menikmati rasa Bandung di rumah, asalkan Anda bisa menjaganya tetap dingin selama perjalanan.

Kerajinan dan Pakaian dari Factory Outlet

Jika ingin oleh-oleh yang awet, kerajinan khas Jawa Barat bisa menjadi pilihan. Angklung, alat musik bambu khas Sunda, tersedia dalam ukuran kecil untuk pajangan. Ada pula wayang golek, boneka kayu dalam pertunjukan wayang Sunda, serta kain batik dari berbagai daerah di Jawa Barat. Jika Anda menonton pertunjukan di Saung Angklung Udjo, cari juga suvenir bambu di sana, dan cek jadwal serta jam bukanya sebelum berangkat.

Bandung juga sudah lama dikenal sebagai tujuan belanja pakaian, terutama factory outlet dan label lokal. Factory outlet Rumah Mode berjarak sekitar 1,9 km dari Aksara Hotel, sementara Cihampelas Walk (2,8 km) dan Paris Van Java (3,3 km) juga dekat bila Anda ingin berbelanja sambil makan. Rute belanja yang lebih lengkap ada di artikel hotel dekat Ciwalk dan Paris Van Java.

Tips Mengemas Oleh-Oleh Makanan untuk Perjalanan Pulang

  • Beli oleh-oleh yang cepat basi, seperti peuyeum, brownies, dan bolu, di hari terakhir. Camilan kering boleh dibeli lebih awal.
  • Periksa tanggal kedaluwarsa dan petunjuk penyimpanan di setiap kemasan.
  • Simpan peuyeum di kantong atau wadah tersendiri, jauh dari pakaian, karena aromanya kuat dan bisa mengeluarkan cairan.
  • Bawa kotak kue di tangan atau letakkan di bagian paling atas, jangan ditindih tas yang berat.
  • Untuk makanan beku atau yang perlu dingin, gunakan tas pendingin dan simpan di kulkas mini kamar sampai Anda berangkat.
  • Siapkan tas lipat cadangan, karena oleh-oleh sering kali bertambah di luar rencana.

Jika pulang naik kereta, letakkan kotak kue di dekat tempat duduk atau di rak atas agar tidak tergencet. Jika naik mobil, hindari menaruh makanan terlalu lama di bagasi yang panas.

Belanja Oleh-Oleh dengan Santai dari Ciumbuleuit

Menginap di Aksara Hotel memudahkan Anda mengatur waktu belanja. Hotel ini berada di Ciumbuleuit, Bandung utara, sekitar 15 menit dari pusat kota tergantung lalu lintas, dan tidak jauh dari Rumah Mode, Ciwalk, serta Paris Van Java. Setiap kamar juga memiliki kulkas mini untuk oleh-oleh yang perlu tetap sejuk.

Check-out paling lambat pukul 12.00, jadi Anda masih punya waktu pagi untuk mengemas oleh-oleh dengan tenang. Bepergian bersama keluarga dengan banyak barang bawaan? 2 Queen Room ideal untuk empat orang. Pesan langsung di website dan pulanglah dengan bawaan yang tertata rapi.

Lainnya dari Kuliner

Baca cerita lainnya